Jenis Bahan Bakar untuk Pesawat – Sebagian dari Anda mungkin tidak asing dengan salah satu bahan bakar jenis Avtur dari moda udara ini. Layaknya manusia, pesawat juga membutuhkan “makanan” supaya fungsi-fungsi di dalamnya dapat beroperasi dengan maksimal. Namun, tahukah Anda jika pesawat mempunyai satu jenis bahan bakar lain selain Avtur? Faktanya, beberapa jenis pesawat terbang masih menggunakan mesin otomotif atau mesin piston, walaupun dalam jumlah yang tidak banyak.

Sebagai informasi tambahan, selain sebagai sumber energi penggerak mesin pesawat terbang, bahan bakar pada pesawat terbang juga berfungsi sebagai cairan hidrolik pada sistem kontrol mesin dan sebagai pendingin untuk beberapa komponen pada sistem pembakaran. Hanya ada satu jenis bahan bakar jet, yaitu tipe kerosene atau minyak tanah, yang digunakan untuk keperluan penerbangan sipil di seluruh dunia. Maka dari itu, sangatlah penting bagi perusahaan penyedia bahan bakar pesawat untuk memastikan bahan bakar yang disediakannya mempunyai mutu yang tinggi dan sesuai dengan standar internasional.

Aviation Gasoline atau yang sering di singkat Avgas merupakan bahan bakar dari fraksi minyak tanah yang dirancang sebagai bahan bakar pesawat terbang dengan menggunakan mesin yang mempunyai ruang pembakaran internal (Internal Combustion Engine), yaitu mesin piston atau mesin yang bekerja dengan prinsip resiprokal atau dengan pengapian atau pembakaran. Dengan kata lain jenis bahan bakar Avgas ini digunakan untuk jenis pesawat yang bermesin piston engine.

Avgas mempunyai nilai oktan sangat tinggi yang spesifik digunakan untuk mesin pesawat terbang dengan tingkat kompresi yang tinggi. Avgas serupa dengan bensin, bahan bakar ini diolah dari bensin yang lebih disempurnakan dari segi volatility (ukuran kecenderungan benda cair untuk menguap pada kondisi tertentu), titik didih, titik bekunya dan flash pointnya.

Apa Itu OKTAN ?

Avgas mempunyai sifat yang sangat mudah menguap dan terbakar pada temperatur normal. Maka dari itu, dibutuhkan prosedur dan peralatan khusus dalam menangani bahan bakar jenis ini.

Tidak seperti bensin yang biasa digunakan sebagai bahan bakar kendaraan Anda, penggunaan platinum catalytic converter pada Avgas seperti yang sudah dirumuskan sejak 1970 silam bertujuan untuk mengurangi resiko pencemaran lingkungan karena Avgas mengandung tetraetil timbal (TEL), zat beracun yang digunakan untuk mencegah mesin meledak. 

Sedangkan Aviation Turbine atau yang sering disingkat Avtur merupakan bahan bakar dari fraksi minyak tanah yang dirancang secara khusus untuk bahan bakar pesawat terbang yang menggunakan mesin turbin atau mesin yang mempunyai ruang pembakaran eksternal (External Combustion Engine). Cara kerja dari bahan bakar jenis Avtur yang paling utama ditentukan oleh karakteristik kebersihannya, pembakaran, dan performanya pada temperatur rendah. Menurut penelitian terdahulu, akhirnya ditetapkan bahwa titik beku  maksimum pada suhu -47°C dan titik nyala minimum pada suhu 38°C.

Hingga saat ini, salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang mengelola minyak dan gas bumi serta menjadi salah satu BUMN terbesar di Indonesia, Pertamina merupakan salah satu perusahaan yang menyediakan kedua bahan bakar penerbangan tersebut. Selengkapnya mengenai OTOMOTIF