Sungai hasil restorasi dua tahun itu kini mengalirkan air jernih yang mempertontonkan bebatuan di dasarnya. Belum lagi jalur pejalan kaki di tepiannya yang bersih dan dimanjakan dengan vegetasi bibir sungai yang tumbuh terkendali.

Meski demikian, karakteristik Ciliwung dan Cheonggyecheon berbeda. Ciliwung mengalir dari Kabupaten Bogor hingga utara Jakarta sepanjang 120 kilometer. Panjang itu sekitar 15 kali lipat sungai Cheonggyecheon yang memiliki panjang hanya 8,4 kilometer.

Selain itu, Sungai Cheonggyecheon merupakan sungai buatan yang tidak memiliki kedalaman air tinggi. Sedangkan Ciliwung merupakan sungai alami yang berhulu di Bogor. Butuh koordinasi antar pemerintah daerah dan juga pusat di Ciliwung.

Saat ini Sungai Ciliwung dalam proses normalisasi sungai sepanjang 33,6 kilometer dari jembatan tol T.B. Simatupang, Jakarta Timur, hingga Pintu Air Manggarai, Jakarta Selatan. Pengerjaan dalam kontrak tahun jamak 2014-2016, namun baru 16 kilometer saja yang rampung karena kendala pembebasan lahan atau tanah.
Mungkinkah itu terealisasikan?